Tampilkan postingan dengan label Resensi Film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resensi Film. Tampilkan semua postingan

November 22, 2010

The Shawshank Redemption (1994)


Semuanya bermula ketika seorang bankir bernamaAndy Dufresne (Tim Robbins) dihukum karena menembak mati pria yang menjadi selingkuhan istrinya. Dalam masa hukumannya di penjara Shawshank, ia bertemu dengan tahanan lain Ellis Boyd Redding (Morgan Freeman) dan mereka pun berteman. 

Karena kepandaiannya dalam mengurus surat-surat berharga dan pengalamannya sebagai bankir, banyak orang memanfaatkan Andy untuk melakukan pekerjaan kotor seperti pencucian uang, dan penggelapan ijazah dan surat berharga lainnya, termasuk kepala sipir, Warden Norton (Bob Gunton), yang memaksanya untuk terlibat dalam berbagai kegiatan korupsi. Namun di balik semua itu ternyata Andy telah menyiapkan sebuah rencana besar untuk kabur dari penjara Shawshank. Sebuah pelarian yang terencana dan mengagumkan.

Bersetting tahun 1940-an, The Shawshank Redemption adalah salah satu film terbaik dimasanya dan beberapa kritikus menilainya sebagai salah satu film terbaik yang pernah dibuat hingga kini. Pada awalnya film ini begitu flop di pasaran, namun ketika rilis dalam bentuk DVD, ia mulai dicari oleh para pecinta film. Film ini juga merupakan peringkat teratas 250 film terbaik sepanjang masa versi IMDB.com.

 "Get busy living, or get busy dying" (Andy Dufresne)

Pemain : Tim Robins, Morgan Freeman, Bob Gunton
Sutradara : Frank Darabont
Genre : Drama
Rating : 


Forrest Gump (1994)

"Life was like a box of chocolates. You never know what you're gonna get."

Sebuah quote di awal film ini yang membuat saya merenung dan berpikir tentang hidup. Bahwa ternyata hidup ini adalah sesuatu yang menyenangkan jika kita selalu menikmati setiap waktu dan momen yang dilewati.

Film ini dibintangi oleh Tom Hanks dan disutradai oleh Robert Zemeckis. Diangkat dari novel yang berjudul sama karya Winston Groom, sukses besar setelah diangkat ke sebuah layar lebar. Forrest Gump, film di tahun 1994, berhasil menggondol enam penghargaan dari Academy Award.

Film ini bercerita tentang perjalanan hidup seorang pemuda bernama Forrest Gump (Tom Hanks) yang dibesarkan oleh ibunya dengan penuh perjuangan. Sempat ditolak masuk ke sekolah normal karena ia memiliki IQ di bawah rata - rata, namun akhirnya Forrest Gump berhasil menamatkan kuliahnya sampai ke jenjang universitas. Setelah menyelesaikan kuliahnya, Forrest Gump kemudian menjalani pengalaman hidup yang bermacam - macam. Mulai dari menjadi tentara, hingga menjadi nelayan.

Secara keseluruhan, film ini mempunyai plot yang menarik. Sejak awal film, kita dibawa mengikuti kisah hidup Forrest Gump dari kecil hingga dewasa. Jika mau berpikir sedikit, kita akan menemukan filosofi - filosofi yang sangat menyentuh dalam kehidupan Forrst Gump. In my humble opinion, film ini mengajarkan agar kita jangan mengeluh terhadap apapun kesulitan yang terjadi dalam hidup (CMIIW). Jika hidup selalu dijalani dengan cara yang positif, maka hasilnya juga akan positif.

Pemain : Tom Hanks, Robin Wright, Gary Sinise, Sally Field
Sutradara : Robert Zemeckis
Genre : Drama
Rating :

November 21, 2010

I am Sam (2001)

Film keluarga yang bagus. Bercerita tentang perjuangan seorang ayah untuk mendapatkan hak asuh terhadap anaknya yang hendak di bawa ke panti asuhan. Sam Dawson (Sean Penn) memerankan tokoh ayah yang terbelakang tapi memiliki semangat dan kasih sayang yang sangat luar biasa terhadap putrinya Lucy (Dakota Fanning). Dikisahkan bahwa Sam memiliki keterbatasan mental dan hanya mempunyai IQ seusia anak 7 tahun.

Masalahnya muncul ketika Lucy berusia 7 tahun. Sam dianggap oleh pemerintah tidak mampu menjadi ayah yang baik untuk putrinya karena keterbatasan Sam dalam mengurus putrinya. karena ketidakmampuan Sam dalam membela dirinya untuk memenangkan hak asuh putrinya,

Sam akhirnya meminta tolong kepada seorang pengacara bernama Rita Harrison (Michelle Pfeiffer). Rita semula enggan membantu Sam, tetapi pada akhirnya luluh terhadap keras kepalanya (atau tepatnya kepolosan) Sam. Bukan hal yang mudah untuk memenangkan hak kepengurusan dari Lucy dari pengadilan. Seiring perjalanan sidang, Rita dan Sam pun lebih banyak belajar satu dengan yang lainnya. Rita belajar dari Sam bagaimana merawat dan mendidik anaknya dengan benar sementara Sam sendiri belajar bagaimana untuk mengenali orang lain secara lebih mendalam lagi.

Film ini adalah sebuah film keluarga yang sangat menyentuh hati. Saya hampir yakin bahwa semua orang yang menyaksikan film ini akan terharu melihat bagaimana usaha Sam dalam mendapatkan hak mengasuh anaknya kembali. Seakan tak cukup dengan itu semua, cerita dalam I Am Sam mampu dipadukan antara tawa dan tangis yang pas. Akan ada adegan yang membuat kita tersenyum, lantas adegan lanjutannya akan membuat kita trenyuh menontonnya. Luar biasa. Sebagai pelengkapnya, I Am Sam juga dipenuhi dengan soundtrack-soundtrack dari The Beattles yang mengiringi tiap adegannya dengan pas. Baik dalam lagu maupun dalam iringan instrumental film yang mampu menggiring mood penonton.

Rating :